hos_hermanto@yahoo.com

hos_hermanto@yahoo.com

Kamis, 21 November 2013

PENDAPAT TOMATIS MENGENAI PERAN SUARA DALAM KEHAMILAN

Tomatis has a unique view of the function of the human ear going beyond what is traditionally assumed. He regards it as neither an instrument solely for hearing and listening, nor an organ for the maintenance of equilibrium and verticality. For him the ear is primarily a generator of energy for the brain, intended to give a cortical charge which is then distributed throughout the body "with the view to toning up the whole system and imparting greater dynamism to the human being" .Hence the importance of right sound stimulation which will lead to vocal expression, listening, and thinking. Sound, music and human development are intricately interwoven.

Rabu, 05 September 2012

Angka Kematian Ibu

Rabu, 5 September 2012

Saat pertemuan akselerasi penurunan kematian ibu bersalin, saya mengusulkan dibentuk satu komisi atau pusat penanganan nasional atau regional untuk menangani kematian ibu bersalin. Seperti BASARNAS untuk ngelola kecelakaan pesawat, kereta api dan kapal. Jadi mohon masalah kematian ibu dan bayi dianggap sebagai masalah nasional bukan masalah dinas kesehatan. Mudah-mudahan Dinkes dan pihak-pihak lain yang terkait bisa menerima usulan ini.

Hermanto TJ

Selasa, 17 Juli 2012






Telah terbit 
Buku Bersujud Dalam Rahim 1: Mengoptimalkan Periode Platinum Kehamilan untuk Tumbuh Kembang Buah Hati

Bersujud Dalam Rahim 2: Mencerdaskan Janin Sejak Dalam Rahim Dengan Kombinasi Stimulasi  11-14 Musik Mozart dan Nutrisi

Menurunkan Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan Melalui Pemberdayaan Wanita  

Kehamilan Dengan Diabetes Mellitus dalam Ilustrasi Pragestasional dan Gestasional oleh Dr.dr.Hermanto Tri Joewono, SpOG-K

Juga tersedia CD berisi urutan 11-14 Lagu Karya Mozart.

CD 1 : Urutan Lagu Mozart untuk usia kehamilan 20-36 minggu

CD 2 : Urutan Lagu Mozart untuk usia kehamilan 36 minggu sampai lahir (1 bulan sebelum tanggal taksiran melahirkan)

Rincian harga:
Masing-masing buku @ Rp. 100.000,-
CD 1 : Rp. 100.000,-
CD 2 : Rp. 100.000,-
Ongkos kirim tergantung dari kota masing-masing

Konfirmasi pembelian harap email ke: hos_hermanto@yahoo.com atau lusiana.mulyani@gmail.com


Rabu, 18 Januari 2012

MENJAWAB TENTANG MOZART EFFECT

MENJAWAB KOMENTAR TENTANG MOZART EFFECT

ass wr wbr

1. Yang ditemukan dan diusulkan untuk mencerdaskan janin sejak dalam kandungan adalah "Kombinasi Stimulasi dan Nutrisi" bukan musik saja atau nutrisi saja, selalu kombinasi. SEHINGGA YANG DITEMUKAN BUKAN TERMASUK EFEK MOZART. Efek Mozart yang dibahas di media (internet dll) dilakukan terhadap anak-anak dan orang dewasa (pelajar dan mahasiswa).

2. Stimulasi: 11-14 lagu karya Mozart - bukan semua lagu karya Mozart bisa diberikan malahan K626 Requim merupakan lagu kematian dan dengan urutan tertentu berdasar hasil penelitian bukan berdasar preferensi

3. Nutrisi: 5 sehat 5 sempurna ditambah DHA, bukan hanya DHA saja

4. Penelitian ini dilakukan terhadap JANIN(Mencit, tikus, domba dan manusia) DALAM RAHIM, BUKAN setelah lahir, bukan untuk BAYI, BUKAN untuk ANAK-ANAK, DAN BUKAN ORANG DEWASA

5. Yang ditemukan adalah Kombinasi S dan N saat hamil tsb menghasilkan

* jumlah sel neuron sel otak Rattus novergicus baru lahir

* jumlah sel neuron terbanyak dihasilkan musik karya Mozart dibanding gamelan dan ndangdut

* jumlah sel yang mengalami kematian sel neuron terprogram(apoptosis) berkurang

* indeks apoptosis sel neuron otak mencit baru lahir yang lebih rendah

* menghasilkan kadar BDNF tali pusat bayi baru lahir yang lebih tinggi

6. Yang kita bicarakan adalah kecerdasan yang tentunya berada dalam otak- satu organ yang paling rumit di jagad raya sehingga kontroversinya sangatlah besar. Pengertian kecerdasan yang dipakai sebagai di penelitian di sini adalah dari Howard Gardner - yaitu potensi biopsikososial untuk menyelesaikan masalah atau menciptkan karya baru yang bisa dibangkitkan pada satu latar budaya tertentu dan berhubungan dengan otak

hubungan dengan otak kami sederhanakan sebagai:

jumlah sel neuron terutama piramidalis

semakin banyak semakin cerdas

jumlah rasio glia / neuron

semakin tinggi semakin cerdas

kualitas sinaps

semakin baik semakin cerdas

bagaimana mendefinisikan cerdas secara klinis atau pskilogis:

untuk janin jelas tidak memungkinkan

untuk bayi baru lahir juga sangat sulit

untuk bayi sampai usia 1 tahun - ada parameter tumbuh kembang tertentu

untuk bayi 1 - tahun

untuk anak=anak - sesuai Irene Nulman

bukan bisa nyanyi lagu, atau bisa naik sepeda seperti yang didefisikan orangtuanya

Apalagi di tingkat orang awam yang kurang memahami kaidah-kaidah ilmiah. Sehingga dalam tulisan-tulisan di internet sampai ada kata-kata "Bohong, tidak benar" dsb. Dalam menelorkan satu temuan baru yang berbasis penelitian yang disimpulkan biasanya adalah - sesuai terminologi evidence based medicine yaitu klas I sampai V - klas 1 - dan rekomendasinya berbunyi : belum cukup bukti yang menolak atau mendukung kesimpulan ini

Penelitian yang sedang dan telah dilakukan baru mencapai jumlah subyek penelitian terbatas - namun diupayakan memenuhi kaidah-kaidah peneltian yang baik yaitu

ada randomisasi

ada kelompok kontrol

ada blinding

Mudah-mudahan bisa lebih memperjelas ruh, posisi penelitian dan temuan ini. Amin

Surabaya 17 januari 2012

Wass

Hermanto TJ

Senin, 19 Desember 2011

Pesan Akhir Tahun


Dear all,

Ass wr wb

Bulan Desember ini nampaknya kegiatan slowdown, mudah-mudahan di tahun mendatang konsep-konsep yang kami usulkan lebih diterima oleh berbagai pihak.

Konsep-konsep yang kami ajukan adalah:

  1. kehadiran manusia di muka bumi adalah menjadi khalifah, sehingga harus sehat dan cerdas - kehamilan adalah periode platinum untuk menyiapkan calon khalifah ini
  2. calon khalifah ini sebetulnya memang bukan bagian dari ibu tetapi individu tersendiri yang dengan sendirinya mempunyai hak yang harus dihormati. Kombinasi stimulasi dan nutrisi selama hamil adalah salah satu pemenuhan hak janin
  3. kecerdasan - potensi biopsikososial, dibentuk sejak dalam rahim karena proses pertambahan sel neuron, pembentukan sinaps dan kematian sel terprogram terjadi sejak dalam rahim
  4. pengkayaan lingkungan yang sampai saati ini terbukti optimum adalah kombinasi stimulasi (11-14 lagu Mozart) dan nutrisi yang seimbang termasuk DHA
  5. mudah-mudahan pembaca ada yang tertarik untuk ikut meneliti karena masih dibutuhkan banyak penelitian di ranah ini


Surabaya, 20 Desember 2011

Hermanto TJ

Minggu, 07 Agustus 2011

Highlight Seminar Yang diadakan Dr.Hermanto,SpOG

Senin, 8 Agustus 2011

Pertama-tama saya ucapkan selamat berpuasa untuk semuanya.
Dari berbagai seminar yang saya sebagai pembicaranya. Ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi:
  1. Periode tumbuh kembang dalam rahim merupakan salah satu periode yang sangat penting sehingga kami memberi nama periode Platinum.
  2. Janin merupakan individu yang terpisah dari ibunya sehingga mempunyai hak yang dihormati dan dipenuhi
  3. Kombinasi stimulasi dan nutrisi merupakan upaya untuk lingkungan sejak dalam kandungan
Stimulasi dengan menggunakan ayat Al-Quran masih belum saya teliti.
Mudah-mudahan saya bisa lebih sering mengisi blog ini.


Warm wishes

Hermanto

Selasa, 12 April 2011

PENELITIAN PENGUNGKIT OTAK JANIN SELAMA HAMIL DALAM KEMUDAHAN, PENERIMAAN DAN KEPATUHAN

Dr dr Hermanto TJ Sp OGK bekerjasama dengan P3 IK Jakarta, Din Kes Kodya Surabaya,

Puskesmas Medokan Ayu, Puskesmas Balong Sari

ABSTRAK PENELITIAN

Kombinasi stimulasi dengan urutan komposisi karya Mozart dan Nutrisi termasuk DHA masih belum merupakan standar dalam asuhan antenatal bumil di Indonesia maupun belahan dunia lain. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa kombinasi ini menghasilkan parameter potensi kecerdasan yaitu peningkatan jumlah sel neuron, menurunnya sel yang mengalami apoptosis, menurunnya indeks apoptosis dan meningkatnya BDNF(brain derived neurotrophic factor) secara bermakna. Namun dalam praktek sehari-hari, paparan stimulasi membutuhkan perangkat player dan headphone yang mungkin perlu penyesuaian dan penerimaan ibu. Disamping itu, ukuran serta bau tablet yang mengandung DHA itu bisa mengganggu bumil. Untuk itu dirancang penelitian untuk menilai seberapa jauh PO dapat digunakan.

Tujuan: menganalisis kemudahan, penerimaan, dan ketaatan pemakaian player dan tablet DHA pada ibu hamil mulai minggu ke 20

Metode: Prospektif, analitik. Subyek penelitian: 20 bumil dari Puskesmas Medokan Ayu dan Puskesmas Balongsari yang bersedia mengikuti penelitian. Bumil dan bidan diberi pengarahan mengenai cara menggunakan player dan headset (5 M dan 1 U) serta diberikan tablet mutivitamin yang juga mengandung DHA. Diberikan formulir pemantauan untuk beberapa bidan di kedua Puskesmas dan bumil diikuti sampai terjadi persalinan. Data ditabulasi dan dianalisis

Hasil: didapatkan rata-rata usia ibu hamil 28 tahun, usia kehamilan dimulai dari 20 minggu, melahirkan di usia kehamilan 36 minggu. Dari 20 ibu 1 bayi meninggal usia kehamilan 24 minggu dan 1 lost of follow up

Kusieoner:

  • Kemudahan : Presentase kemudahan ibu hamil dalam menggunakan pemutar MP3 dan Headsetnya dan tidak mengganggu aktivitas sebesar 55% dan 66%, penggunaan pemutar MP3 dan Headsetnya ukurannya pas dan tidak mudah lepas presentasenya sebesar 60% dan 58%. 87% bumil menggunaan pemutar MP3 dan Headsetnya tiap hari selama 60 menit dan 68% bumil menggunakannya tiap malam hari, serta 76% bumil menggunakan pemutar MP3 dan Headsetnya mulai usia kandungan 5 bulan.
  • Penerimaan : 58% bumil dapat menerima 11 lagu komposisi Mozart meskipun orang Indonesia, 58% bumil percaya bahwa stimulasi dengan Mozart ini tidak berbahaya dan 63% bumil percaya bahwa 11 lagu komposisi Mozart dapat mencerdaskan bayinya. Presentase 63% bumil tidak setuju bahwa tablet suplemen Brain Booster tidak terlalu besar dan 84% bumil tidak setuju bahwa tablet suplemen Brain Booster tidak berbau. 74% bumil percaya tablet suplemen Brain Booster tidak berbahaya dan 71% bumil percaya bahwa dapat mencerdaskan bayinya.
  • Ketaatan : Frekwensi dalam seminggu bumil memberikan stimulasi sebesar 65% sedangkan untuk nutrisi 59%. Presentase pemberian stimulasi dalam durasi 60 menit tiap malam selama seminggu sebesar 59% dan dengan menempel dalam 60 menit sebesar 56%.

Kesimpulan: Pada penelitian ini kemudahan, penerimaan, dan ketaatan cukup baik kecuali untuk ukuran dan bau tablet

Kata kunci: Pengungkit otak, Kemudahan, Kepatuhan dan Penerimaan